Proyek Transformasi Pasar untuk Energi Terbarukan dan Efisiensi Energi (MTRE3) UNDP menyelenggarakan acara webinar berjudul 'Hemat Energi, Tetap Ramah Lingkungan' yang bekerja sama dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
Dalam webinar yang diselenggarakan UNDP secara virtual, dilaksanakan pada Jumat (4/6) lalu dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, menghadirkan pembicara kunci dari pemerintah, pengusaha muda hingga aktivis lingkungan.
United Nations Development Programme (UNDP) menyerukan anak-anak muda Indonesia mengambil peran lebih besar dalam upaya transisi menuju penggunaan energi bersih, dengan cara-cara inovatif untuk mengurangi emisi gas rumah kaca.
Deputy Resident Representative UNDP Indonesia, Sophie Kemkhadze mengatakan, gerakan go green merupakan satu-satunya jalan ke depan bagi Indonesia dan generasi mudanya.
"Hilanglah sudah hari-hari untuk penggunaan bahan bakar dan energi fosil. Sebaliknya, kita merangkul era baru inovasi di mana kita bertransisi ke tingkat emisi nol, dan konsumsi energi terbarukan. Pergeseran ini merupakan bagian dari tanggung jawab kita untuk mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau SDGs di Indonesia," kata Kemkhadze.
"Hari Lingkungan Hidup Sedunia adalah kesempatan bagi kita untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan perlunya melindungi lingkungan kita. Saat ini isu-isu terkait efisiensi energi telah menjadi cukup kritis," kata Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi, Kementerian ESDM Dadan Kusdiana.
"Pemuda, pelajar dan perempuan harus berada di depan dalam gerakan nasional untuk mendorong efisiensi energi," tambahnya.
Indonesia telah berkomitmen untuk mengurangi emisi sebesar 29 persen dari skenario bisnis seperti biasa pada 2030, atau 41 persen dengan bantuan internasional.
Menyadari kondisi bisnis di Indonesia untuk bisnis energi terbarukan, anggota Komisi VII DPR RI bidang Energi, Sumber Daya Mineral, Lingkungan, Riset dan Teknologi Dyah Roro Esti mengatakan bahwa pemerintah Indonesia telah memprioritaskan pembahasan rancangan undang-undang (RUU) energi terbarukan pada 2021.
"Kita sepakat bahwa kita harus mendukung proses menuju transisi energi bersih. Kami berharap RUU ini dapat mengkatalisasi investasi di sektor ini dan memperkuat komitmen kami," kata Esti.
Namun, partisipasi pemuda yang lebih besar dalam transisi ke energi terbarukan membutuhkan dukungan yang lebih kuat dari semua pemangku kepentingan melalui penciptaan lapangan kerja yang lebih besar di sektor hijau.
"Pemuda memasuki tahap dalam kehidupan mereka di mana mereka ingin merancang masa depan mereka, jadi kita perlu menciptakan peluang alternatif bagi mereka. Kita perlu menciptakan peluang menarik di sektor energi hijau dan terbarukan," kata Pendiri dan Direktur Divers Clean Action, Switenia Puspa.
Pemuda dan pemudi adalah generasi penerus bangsa yang kelak akan melanjutkan segala perjuangan pemerintah dalam membangun bangsa masa kini, untuk membiasakan maka para generasi gemilang ini perlu berperan dalam segala aktivitas pembangunan negara salah satunya dalam transmisi energi bersih ini. Dengan mengikuti riset, para generasi akan mulai beradaptasi dan sadar betapa pentingnya peran mereka sebagai penerus.
https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20210608125343-90-651668/undp-serukan-kaum-muda-berperan-dalam-transisi-energi-bersih
Komentar
Posting Komentar