Langsung ke konten utama

Pengembangan Bahan Bakar Kelapa Sawit Sebagai Upaya Penekanan Angka Impor

 


    
    Indonesia pada sekarang ini masih masuk kedalam jajaran Negara sedang berkembang. Padahal, sebetulnya Indonesia memiliki potensi alam yang kaya dan bisa dimanfaatkan untuk kemajuan negara, hanya saja memang dari segi SDM Indonesia masih rendah yang bisa kita lihat juga bahwa dari tingkat pendidikan dan kesehatannya masih rendah. Dengan statusnya yang menjadi negara sedang berkembang maka Indonesia masih melakukan bantuan dari negara lain untuk memenuhi kebutuhan salah satunya dengan mengimpor minyak kelapa sawit dari negara lain. 

    Sebetulnya hal tersebut sangat disayangkan padahal Indonesia memiliki lahan kelapa sawit yang tidak sedikit hanya saja pemanfaatannya belum sempurna. Dengan hal ini pemerintah memulai kembali dalam memanfaatkan kelapa sawit Indonesia. 

    Pemerintah terus mengembangkan riset mengenai energi terbarukan, salah satu yang menjadi fokus yakni pembuatan bahan bakar nabati dari kelapa sawit. 
" Idenya adalah kita bisa menghasilkan bensin, diesel, ataupun avtur 100% dari kelapa sawit" kata Mentri Riset dan Teknologi Bambang Brodjonegoro usai sidang paripurna Dewan Energi Nasional di Istana Negara (20/4/2021)

    Dikatakan dalam riset ini menggunakan katalis dari Institut Teknologi Bandung (ITB). Bahan bakar pun sudah di uji coba di kilang minyak milik PT Persero (Pertamina) sehingga diharapkan secepatnya dapat di produksi. 

    Selain memang ramah lingkungan pengembangan ini dimaksudkan untuk menekan angka impor BBM. 

" Tentunya tujuan akhirnya adalah untuk kita bisa mengurangi impor BBM sendiri" ujarnya.

Dengan dikembangkannya berbagai riset ini diharapkan tahun 2030 Indonesia sudah tidak mengimpor BBM dari negara lain melainkan sudah bisa menghasilkan BBM sendiri dan bahkan dapat melakukan Ekspor. 

Pengembangan bahan bakar sawit ini menjadi salah satu keputusan yang bijak sebagai upaya penekanan impor sehingga bangsa dapat menggunakan bahan bakar hasil sendiri dan dapat mengurangi angka ketergantungan terhadap negara lain.


https://nasional.kompas.com/read/2021/04/20/16052321/tekan-angka-impor-pengembangan-bahan-bakar-dari-kelapa-sawit-terus

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pergeseran Makna Budaya Betawi : Ondel-ondel

      Ondel-ondel merupakan boneka manusia raksasa khas Betawi yang biasa digunakan untuk pagelaran seni maupun pengiring acara yang mengandung unsur kebudayaan Betawi. Ondel-ondel dalam budaya Betawi memiliki beberapa fungsi yaitu sebagai pengusir bala, simbol kebudayaan, pengiring acara budaya betawi yang biasanya ada didalam acara pernikahan maupun pagelaran seni.           Ondel-ondel menjadi salah satu bukti kekayaan budaya Betawi. Pada zaman dahulu material Ondel-ondel dibuat dari bahan rotan dan bubur koran untuk bagian wajahnya, dan karena kerangkanya yang berat maka masyarakat Betawi biasanya akan melakukan ritual dengan membakar sesajen agar orang yang akan membawa kerangka Ondel-ondel mendapatkan kekuatan, hal ini juga menggambarkan bahwa penggunaan Ondel-ondel kental akan spiritual. Namun, pada sekarang ini pembuatan Ondel-ondel sudah sedikit berubah, kerangka Ondel-ondel dibuat dari bambu dan berbahan fiber untuk bagian wajahnya,...

UNDP Menyerukan Kaum Muda Untuk Berperan Dalam Transmisi Energi Bersih

Proyek Transformasi Pasar untuk Energi Terbarukan dan Efisiensi Energi (MTRE3) UNDP menyelenggarakan acara webinar berjudul 'Hemat Energi, Tetap Ramah Lingkungan' yang bekerja sama dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Dalam webinar yang diselenggarakan UNDP secara virtual, dilaksanakan pada Jumat (4/6) lalu dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, menghadirkan pembicara kunci dari pemerintah, pengusaha muda hingga aktivis lingkungan. United Nations Development Programme (UNDP) menyerukan anak-anak muda Indonesia mengambil peran lebih besar dalam upaya transisi menuju penggunaan energi bersih, dengan cara-cara inovatif untuk mengurangi emisi gas rumah kaca. Deputy Resident Representative UNDP Indonesia, Sophie Kemkhadze mengatakan, gerakan go green merupakan satu-satunya jalan ke depan bagi Indonesia dan generasi mudanya. "Hilanglah sudah hari-hari untuk penggunaan bahan bakar dan energi fosil. Sebaliknya, kita merangkul era ...

Senyum kunci bahagia

Tersenyum merupakan salah satu bentuk ekspresi diri. Sebuah studi mengatakan bahwa senyum menjadi cara ampuh untuk mengatasi permasalahan, dengan tersenyum tubuh mengeluarkan reaksi bahagia dan menurunkan hormon stress dalam tubuh.  Senyum memiliki banyak sekali manfaat untuk kehidupan dan kesehatan manusia. Orang yang sering tersenyum tidak mudah stress, akan merasa lebih bahagia, senyum juga dapat melatih otak.  Senyum juga dapat menambahkan kepercayaan diri seseorang, dan juga dapat mempermudah komunikasi antar sesama karna bahwasannya setiap orang akan lebih memilih mendekati orang-orang yang mudah tersenyum karena memberikan kesan hangat dan lebih ramah.  Senyum yang gratis ini, dapat membuat kita lebih bahagia dan lebih kreatif. Kenapa? Orang yang tersenyum maka hatinya akan merasa tenang sehingga otaknya pun dapat lebih rileks dan memiliki energi positif untuk menyelesaikan pekerjaan dan bisa lebih fokus serta dapat mencetuskan ide-ide baru.  Oleh ...